Rabu, 15 Juni 2011

pencemaran sampah organik

Membuang sampah plastik sembarangan sangat beresiko pada pencemaran lingkungan, karena plastik tidak bisa membusuk.

Demi mewujudkan Bali bebas sampah plastik, seluruh komunitas masyarakat Bali menggelar gerakan "Bebas Sampah Plastik," yang didukung oleh perusahaan Coca Cola- Balinusa 27 Agustus lalu dikawasan pantai Nusadua Bali.

Sani Dwi Prasetya, General Manager Coca-Cola Distribution Indonesia wilayah Balinusa menunjukkan kepeduliannya terhadap gerakan ini.

[Sani Dwi Prasetya, General Manager Coca-Cola Balinusa]:
"Bali ini adalah milik kita semua, Bali ini adalah milik dunia dan Bali ini adalah milik anak cucu kita, jadi mari kita jaga sama-sama pulau Bali ini dari sampah untuk bisa dinikmati bukan hanya kita saja tapi untuk masa depan kita semua."

Kegiatan ini kemudian serentak dilakukan disetiap pantai di Bali sebagai wujud kepedulian masyarakat dengan kebersihan lingkungan.

Sampah organik dan anorganik dikumpulkan secara terpisah. Sampah akan diangkut oleh para pengusaha pengelola sampah plastik yang dibantu oleh Dinas Kebersihan Kota Denpasar.

Made Wirata dari komunitas masyarakat sangat mendukung kegiatan ini.

[Made Wirata, BOC (Bali Off Road Club)]:
"Kepada masyarakat luas disarankan biar kita peduli dengan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan dan juga kita bisa memilah antara sampah organik dan anorganik."

Kegiatan ini diharapkan menjadi acuan untuk menuju Bali Bebas Sampah Plastik 2013.

NTD News, Nusadua, Bali.

0 komentar:

sak karepmu wes..